Tabel besi UNP memuat informasi penting yang tidak hanya menunjukkan tinggi dan lebar profil. Engineer, estimator, procurement, fabrikator, serta tim quality control perlu memahami ketebalan, berat per meter, luas penampang, momen inersia, modulus penampang, dan radius girasi sebelum memilih material.
Di PT Garuda Yamato Steel (GYS), kami memproduksi Channel atau baja Kanal U melalui proses canai panas. Produk ini digunakan untuk sistem pendukung struktur, konstruksi sipil, alat berat, serta mesin, dengan dimensi dan toleransi yang mengacu pada SNI 07-0052-2006.
Key Points
- Ukuran UNP harus dibaca dari tinggi, lebar flange, serta ketebalan web dan flange.
- Berat per meter digunakan untuk menghitung tonase, biaya, transportasi, dan beban mati.
- Momen inersia dan modulus penampang berkaitan dengan perilaku profil terhadap lentur.
- Radius girasi digunakan untuk mengevaluasi kelangsingan dan risiko tekuk.
- Gunakan tabel resmi produsen serta cocokkan material dengan Mill Test Certificate.
Apa Itu Tabel Besi UNP?
Tabel besi UNP adalah kumpulan data teknis yang menjelaskan geometri, berat, dan properti penampang Kanal U. Tabel tersebut menjadi referensi awal untuk desain struktur, penyusunan Bill of Quantity, pemesanan material, dan pemeriksaan saat produk diterima.
Informasi yang biasanya tersedia meliputi:
- Nama atau ukuran nominal profil.
- Tinggi keseluruhan.
- Lebar flange.
- Ketebalan web.
- Ketebalan flange.
- Radius bagian dalam.
- Luas penampang.
- Berat per meter.
- Momen inersia.
- Modulus penampang dan radius girasi.
GYS menyediakan tabel dimensi dan toleransi produk Channel yang mengacu pada standardisasi Indonesia. Ukuran serta spesifikasi produk yang tersedia perlu dikonfirmasi melalui katalog atau tim GYS.
Bagian-Bagian dalam Tabel Besi UNP
Setiap katalog dapat menggunakan simbol atau susunan kolom yang sedikit berbeda. Namun, arti teknisnya umumnya serupa.
| Simbol atau Data | Arti | Kegunaan |
| H atau h | Tinggi keseluruhan profil | Menentukan kedalaman penampang |
| B atau b | Lebar flange | Memengaruhi stabilitas dan detail sambungan |
| tw atau t1 | Ketebalan web | Berkaitan dengan kapasitas geser |
| tf atau t2 | Ketebalan flange | Berkaitan dengan lentur dan sambungan |
| r | Radius bagian dalam | Memengaruhi geometri serta luas penampang |
| A | Luas penampang | Digunakan pada perhitungan gaya aksial dan berat |
| W | Berat per meter | Menghitung tonase dan biaya material |
| Ix dan Iy | Momen inersia | Menunjukkan kekakuan terhadap lentur |
| Zx dan Zy | Modulus penampang | Digunakan dalam evaluasi tegangan lentur |
| rx dan ry | Radius girasi | Digunakan dalam pemeriksaan kelangsingan |
Jangan membaca satu kolom secara terpisah. Profil dengan tinggi sama dapat memiliki berat dan properti penampang berbeda apabila ketebalannya tidak sama.

Cara Membaca Ukuran Besi UNP
Ukuran UNP dapat dituliskan menggunakan tinggi dan lebar nominal, kemudian diikuti ketebalan bagian penampang. Format yang digunakan harus dicocokkan dengan keterangan simbol dalam katalog.
Saat membaca ukuran, periksa:
- Tinggi keseluruhan web.
- Lebar setiap flange.
- Ketebalan web.
- Ketebalan flange.
- Radius pertemuan web dan flange.
- Kemiringan bagian dalam flange jika ada.
- Panjang batang.
- Standar produk.
Jangan menyebut kebutuhan hanya sebagai “UNP 100” tanpa data tambahan. Penulisan tersebut dapat menimbulkan perbedaan interpretasi mengenai ketebalan, berat, standar, dan produsen.
Penjelasan mengenai perbedaannya dengan profil bentukan dingin dapat dibaca melalui artikel Besi UNP vs CNP.
Memahami Tinggi, Flange, dan Web
Bagian tegak pada Kanal U disebut web, sedangkan dua bagian yang menonjol disebut flange. Distribusi material pada kedua bagian tersebut memengaruhi perilaku profil ketika menerima beban.
Fungsi umumnya adalah:
- Web membantu menahan gaya geser.
- Flange membantu menahan tegangan akibat lentur.
- Tinggi profil memengaruhi kekakuan pada sumbu utama.
- Lebar flange memengaruhi stabilitas dan sambungan.
- Ketebalan memengaruhi luas, berat, serta risiko tekuk lokal.
- Radius membantu mengurangi konsentrasi tegangan pada sudut.
UNP merupakan penampang terbuka. Karena itu, profil dapat lebih sensitif terhadap torsi apabila beban tidak bekerja melalui pusat gesernya.
Cara Membaca Berat per Meter
Berat per meter menunjukkan massa teoritis satu meter profil. Data ini biasanya ditulis dalam kilogram per meter atau kg/m.
Gunakan rumus:
Berat total = berat per meter × panjang × jumlah batang
Sebagai contoh ilustratif, apabila sebuah UNP memiliki berat 18 kg/m dan proyek membutuhkan 25 batang sepanjang 12 meter:
- Berat satu batang: 18 × 12 = 216 kg.
- Jumlah batang: 25.
- Berat keseluruhan: 216 × 25 = 5.400 kg.
- Tonase: 5.400 ÷ 1.000 = 5,4 ton.
Angka 18 kg/m tersebut hanya contoh perhitungan, bukan data produk tertentu. Gunakan tabel resmi dari produsen sebelum menerbitkan Purchase Order.
Panduan konversi pembelian dapat dipelajari melalui artikel beli baja berdasarkan berat atau batang.
Hubungan Luas Penampang dengan Berat
Berat teoritis dapat dihitung dari luas penampang dan massa jenis baja. Massa jenis baja struktural umumnya menggunakan nilai sekitar 7.850 kg/m³ untuk perhitungan.
Secara praktis:
Berat per meter ≈ luas penampang dalam cm² × 0,785
Sebagai contoh, apabila luas penampang tercantum 25 cm²:
25 × 0,785 = 19,625 kg/m
Perhitungan tersebut berguna untuk pemeriksaan silang. Namun, gunakan berat dalam katalog sebagai rujukan utama karena profil memiliki radius, kemiringan, dan detail geometri yang tidak selalu tercakup dalam perhitungan sederhana.
Berat aktual juga dapat sedikit berbeda dari berat teoritis selama masih berada dalam toleransi standar dan kontrak pembelian.
Cara Membaca Luas Penampang
Luas penampang biasanya ditulis menggunakan satuan mm² atau cm². Nilainya digunakan dalam perhitungan elemen yang menerima gaya tarik atau tekan.
Luas penampang berhubungan dengan:
- Berat teoritis.
- Kapasitas tarik.
- Tegangan aksial.
- Kapasitas tekan sebelum pengaruh tekuk.
- Evaluasi sambungan.
- Luas bersih setelah dibuat lubang.
- Konsumsi material.
- Perbandingan efisiensi profil.
Profil dengan luas lebih besar tidak otomatis selalu lebih baik. Distribusi luas terhadap sumbu penampang juga menentukan kekakuan dan kestabilannya.
Cara Membaca Momen Inersia
Momen inersia merupakan properti geometris yang menunjukkan distribusi material terhadap suatu sumbu. Nilainya biasanya ditulis sebagai Ix dan Iy.
Gunakan data ini untuk:
- Membandingkan kekakuan pada dua arah.
- Menghitung lendutan balok.
- Menilai orientasi pemasangan.
- Mengevaluasi perilaku sumbu kuat dan lemah.
- Membantu pemeriksaan tekuk.
- Membandingkan beberapa ukuran profil.
Pada UNP, Ix dan Iy memiliki nilai yang berbeda. Orientasi profil harus disesuaikan dengan arah beban, sistem pengekangan, dan detail sambungannya.
Jangan menganggap profil memiliki kapasitas sama pada kedua arah. Kanal U juga dapat mengalami torsi karena pusat gesernya tidak selalu berimpit dengan pusat berat penampang.
Cara Membaca Modulus Penampang
Modulus penampang biasanya ditulis sebagai Zx dan Zy, atau menggunakan simbol lain sesuai katalog. Data tersebut menunjukkan efisiensi geometris profil dalam menahan tegangan akibat lentur.
Modulus penampang digunakan bersama kuat leleh material untuk:
- Memperkirakan kapasitas lentur.
- Membandingkan ukuran profil.
- Mengevaluasi sumbu utama dan minor.
- Memeriksa tegangan elastis.
- Menilai efisiensi distribusi material.
- Mendukung pemilihan profil awal.
Nilai yang lebih besar umumnya menunjukkan kemampuan geometris lebih tinggi terhadap lentur pada sumbu tersebut. Namun, kapasitas akhir tetap dipengaruhi oleh grade, panjang tanpa pengekangan, tekuk lokal, sambungan, serta standar desain.
Cara Membaca Radius Girasi
Radius girasi ditulis sebagai rx dan ry. Properti ini digunakan bersama panjang efektif untuk menghitung rasio kelangsingan elemen tekan.
Pemeriksaannya melibatkan:
- Panjang elemen.
- Kondisi ujung atau tumpuan.
- Posisi bracing.
- Radius girasi pada setiap sumbu.
- Arah tekuk yang mungkin terjadi.
- Bentuk serta orientasi profil.
- Eksentrisitas beban.
- Ketentuan standar desain.
Sumbu dengan radius girasi lebih kecil sering menjadi arah yang lebih kritis. Pada Kanal U, engineer juga perlu mempertimbangkan penampang yang hanya simetris terhadap satu sumbu.
Perhatikan Posisi Titik Berat
Tabel Kanal U dapat mencantumkan jarak titik berat terhadap bagian belakang web. Informasi ini penting karena penampang terbuka tidak simetris terhadap sumbu vertikalnya.
Posisi titik berat memengaruhi:
- Penempatan garis beban.
- Desain sambungan.
- Eksentrisitas baut atau las.
- Analisis elemen tarik.
- Perilaku terhadap torsi.
- Kombinasi dua Kanal U.
- Posisi gusset plate.
- Detail fabrikasi.
Memasang profil melalui bagian web atau satu sisi flange dapat menghasilkan eksentrisitas. Efeknya harus diperiksa dalam desain, bukan diabaikan karena sambungan terlihat sederhana.
Bedakan Data Nominal dan Data Aktual
Tabel berisi data nominal atau teoritis, sedangkan material fisik dapat memiliki variasi dalam batas toleransi. Tim penerimaan perlu membandingkan keduanya menggunakan prosedur yang tepat.
Periksa:
- Tinggi dan lebar aktual.
- Ketebalan web serta flange.
- Panjang batang.
- Kelurusan.
- Berat aktual jika ditimbang.
- Kondisi permukaan.
- Marking.
- Heat number.
GYS mencantumkan bahwa dimensi dan toleransi produk Channel mengacu pada SNI 07-0052-2006. Produk Kanal U GYS juga tercakup dalam sertifikasi SNI dan TKDN sesuai ruang lingkup resminya.
Panduan inspeksi dapat dilanjutkan melalui artikel cara mengecek mutu besi baja.
Cocokkan Tabel dengan Grade dan MTC
Tabel dimensi menjelaskan geometri produk, tetapi tidak selalu menjelaskan hasil pengujian setiap batch. Mechanical properties perlu diperiksa melalui standar dan Mill Test Certificate.
Cocokkan:
- Nama produsen.
- Ukuran profil.
- Grade.
- Nomor standar.
- Heat number.
- Komposisi kimia.
- Kuat leleh.
- Kuat tarik.
- Elongasi.
- Identitas pengujian.
Profil dengan ukuran dan berat sama belum tentu memiliki grade yang sama. Substitusi material harus memperoleh evaluasi serta persetujuan engineer.
Kesalahan Membaca Tabel Besi UNP
Kesalahan membaca satuan atau simbol dapat menghasilkan perbedaan tonase serta kapasitas yang besar.
Hindari:
- Menganggap tinggi profil sebagai ukuran lengkap.
- Menukar ketebalan web dan flange.
- Membaca kg/m sebagai berat satu batang.
- Mengabaikan panjang batang.
- Menukar Ix dan Iy.
- Menggunakan tabel dari produsen berbeda.
- Mengabaikan posisi titik berat.
- Tidak mencocokkan tabel dengan MTC.
Lakukan pemeriksaan silang antara katalog, gambar, Bill of Quantity, Purchase Order, dan material fisik sebelum profil digunakan.

Mengapa Memilih Channel GYS?
GYS menyediakan Kanal U canai panas untuk konstruksi, teknik sipil, mesin, dan alat berat. Produk dibuat dari bahan baku berkualifikasi dan melalui pengendalian mutu produksi.
Dukungan kami meliputi:
- Kanal U proses canai panas.
- SNI 07-0052-2006.
- SNI 9150:2023 untuk baja profil canai panas.
- Sertifikat TKDN sesuai ruang lingkup.
- Mill Certificate dan E-Certificate.
- Informasi teknis produk.
- Layanan pengiriman.
- Pemotongan sesuai panjang.
- Steel Service Center.
- Dukungan sebelum dan setelah penjualan.
GYS juga menyediakan panjang standar 6, 9, dan 12 meter serta layanan cut-to-length. Steel Service Center memiliki fasilitas penggergajian CNC, pengeboran, pemotongan, pelubangan, pembengkokan, galvanisasi, dan shot blasting.
Kesimpulan
Cara membaca tabel besi UNP dimulai dari dimensi dasar, kemudian dilanjutkan dengan berat dan properti penampang. Seluruh data tersebut perlu digunakan bersama agar pemilihan material tidak hanya bergantung pada tinggi profil.
Gunakan urutan berikut:
- Baca tinggi, lebar, serta ketebalan.
- Periksa radius dan luas penampang.
- Temukan berat per meter.
- Hitung berat berdasarkan panjang dan jumlah.
- Periksa Ix, Iy, Zx, serta Zy.
- Evaluasi rx dan ry.
- Perhatikan titik berat serta potensi torsi.
- Cocokkan produk dengan grade, MTC, dan standar.
Dengan pemahaman tersebut, tim proyek dapat menghitung tonase, mengevaluasi profil, dan memesan Kanal U secara lebih akurat.
Dapatkan Channel dengan Data Teknis Terverifikasi dari GYS
Jelajahi produk Channel GYS untuk mengetahui profil Kanal U canai panas yang tersedia. Untuk memperoleh informasi dimensi, berat, properti penampang, sertifikasi, panjang, pemrosesan, atau penawaran proyek, silakan hubungi tim Garuda Yamato Steel.
FAQ
Ukuran dan berat besi UNP?
Ukuran dan berat UNP berbeda menurut tinggi, lebar flange, ketebalan web, ketebalan flange, radius, serta standar produk. Berat biasanya dicantumkan dalam kg/m. Halaman resmi GYS saat ini meminta pelanggan menghubungi perusahaan untuk memperoleh detail ukuran dan spesifikasi Channel yang tersedia.
Cara hitung berat besi H Beam?
Gunakan berat per meter dari katalog, kemudian kalikan dengan panjang dan jumlah batang. Rumusnya adalah berat total = kg/m × panjang × jumlah. Apabila berat per meter tidak tersedia, perhitungan awal dapat menggunakan luas penampang × massa jenis baja, tetapi katalog produsen tetap menjadi rujukan utama karena memperhitungkan geometri penampang.
Apakah GYS menyediakan besi UNP atau Channel?
Ya. GYS memproduksi Channel atau Kanal U canai panas untuk konstruksi, teknik sipil, alat berat, dan mesin. Dimensi serta toleransi produk mengacu pada SNI 07-0052-2006.
Apakah GYS menyediakan data berat dan properti penampang Channel?
GYS menyediakan katalog produk dan informasi teknis untuk produk baja strukturalnya. Karena halaman produk saat ini mengarahkan pelanggan untuk menghubungi GYS terkait detail ukuran dan spesifikasi Channel, tim proyek dapat meminta data berat, dimensi, dan properti penampang sesuai produk yang sedang tersedia.
Apakah GYS dapat memotong Channel sesuai panjang proyek?
Ya. GYS menyediakan panjang standar 6, 9, dan 12 meter serta layanan cut-to-length. Pemrosesan tambahan seperti penggergajian CNC, pengeboran, pelubangan, pembengkokan, galvanisasi, dan shot blasting juga tersedia melalui Steel Service Center.